Kendala yang Saya Rasakan Sebagai Seorang Part Time Blogger

Keinginan menjadi blogger yang secara konsisten bisa berbagi melalui blog ini telah saya coba dengan semaksimal mungkin. Namun, nyatanya hingga saat ini saya belum juga bisa menjadi seorang blogger yang secara konsisnten mengupdate konten secara rutin.

Tentu semua itu tidak lepas dari kesibukan saya di dunia offline. Sebagai salah satu tenaga pendidik di sebuah sekolah swasta dan sebagai guru les privat, waktu saya lebih banyak berhadapan dengan siswa-siswa saya dibandingkan untuk menghadap layar laptop.


Kendala yang Saya Rasakan Sebagai Seorang Part Time Blogger

Alih-alih memikirkan konten yang akan saya posting selanjutnya, saya justru disibukkan dengan rutinitas mengajar yang cukup padat dari pagi hingga menjelang malam.

Selain rutinitas mengajar, tugas-tugas sebagai pejuang data dalam melakukan pendataan siswa secara online juga telah menjadikan saya "hampir-hampir" saja tidak sempat untuk mengurus blog sederhana ini.

Belum lagi ketika telah sampai di rumah, saya harus lebih banyak bercengkrama dengan anak pertama saya. Saya tidak ingin kehilangan masa golden age anak saya karena dalam paradigma saya "pendidikan yang utama adalah pendidikan dari keluarga dan dari orang tua".

Tentu, atas dasar berbagai pertimbangan saya harus menentukan skala prioritas, dan ternyata kegiatan blogging terpaksa harus saya taruh dalam skala prioritas yang kesekian. Jadi, jangan heran bila akhir-akhir ini saya sangat jarang sekali update di blog ini.

Sebenarnya, saya sangat ingin mengembangkan blog ini dalam rangka melatih diri untuk menulis, mencurahkan gagasan dan sedikit pengetahuan yang saya miliki di blog ini.

Kedepan disela-sela menjalani berbagai kesibukan diatas, saya masih akan berusaha untuk update 1 minggu sekali, atau sebulan sekali.

Bagaimana sobat? Apakah anda juga merasakan banyak kendala ketika hendak konsisten untuk blogging? Yuk kita sharing? Silahkan tulis di kolom komentar di bawah, kendala apa saja yang sobat rasakan...?

Posting Komentar

Copyright © 2019

HERU SATRIA